Peran Tehnologi Dalam Belajar

Peran Tehnologi Dalam Pendidikan

Tehnologi memiliki peran positif dan negatif

Pada saat ini tehnologi telah berkembang dengan cukup pesat dan tersebar di seluruh dunia. Hampir setiap orang di saat ini telah terpapar dengan perkembangan tehnologi. Jika zaman dahulu telepon seluler sangatlah eksklusif dan hanya orang tertentu saja yang mampu memilikinya, sekarang hampir setiap orang memilikinya. Bahkan anak SDpun sudah menggunakannya. Begitu juga internet yang sudah masuk ke pelosok pedesaan, sehingga banyak yang bisa menggunakannya.

Tehnologi juga telah menyebar ke berbagai aspek di dunia, dari entertainment, kesehatan, informasi sampai ke dunia pendidikan. Tanpa dapat kita hindari, pendidikan juga ikut terpapar tehnologi. Dan kita juga harus mampu mengikuti tehnologi dalam mengajar anak didik maupun menemani anak kita belajar.

Namun, tehnologi juga memiliki aspek positif dan negatif dalam pendidikan. Banyak kemudahan yang tehnologi sediakan di dunia pendidikan saat ini. Salah satu contohnya adalah Youtube yang dapat digunakan untuk mencari video untuk materi belajar. Jika dulu kita sangat sulit untuk mengetahui proses perkembangan bayi di dalam rahim. Sekarang, dengan hanya mengetikkannya di Youtube, kita dapat melihat videonya langsung. Selain itu mesin pencari seperti Google dapat membantu kita mencari artikel yang sesuai untuk materi belajar anak kita. Google translate juga dapat membantu kita menterjemahkan dokumen atau teks berbahasa asing menjadi bahasa Indonesia.

Namun dalam dunia pendidikan kita harus hati-hati dan menempatkan tehnologi dalam peran yang semestinya. Jika tidak, perkembangan pengetahuan dan skill anak yang sebelumnya diharapkan malah tidak dapat diraih. Jika Google translate memberikan kemudahan bagi kita untuk mentranslate teks, tapi di balik itu dia juga membuat kita kita tidak dapat mengembangkan ketrampilan berbahasa kita. Dulu kita harus melihat kamus kata per kata sehingga dapat menterjemahkan kalimat dan teks. Dengan digunakannya Google translate kita tidak melatih kemampuan itu. Dan juga jika anak sekolah yang diberikan  tugas mengarang berbahasa Inggris namun mereka menggunakan Google translate untuk membantu mereka, kemampuan mereka juga menjadi tidak berkembang.

Kemudahan yang diberikan tehnologi dalam satu sisi bagus bagi diri kita. Namun dalam sisi lain terutama dalam bidang pendidikan kita harus memilih dan menggunakannya secara hati-hati. Jika tidak kita akan terlalu dimanjakan dan tidak mendidik diri kita sendiri.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.