Siapa Yang Harus Menemani Anak Belajar

siapa-yang-mengajar-anak-kitaOrang tua, baik ayah maupun ibu, seringkali harus bekerja dan meninggalkan anak mereka di rumah. Tidak ada yang menemani mereka selain pembantu dan adik maupun kakaknya. Dengan bekerjanya kedua orang tua, pendidikan tambahan anak seringkali terabaikan. Anak yang seharusnya perkembangan belajarnya dipantau oleh orang tua, bahkan diajari materi yang dia tidak bisa dibiarkan menghabiskan waktu di rumah dengan bermain. Sungguh sangat tidak efisien sekali.

Lalu siapa yang harus menemani anak belajar?

Teman saya ada yang mempercayakan anaknya yang berumur 4 tahun untuk belajar dengan pembantunya. Sayapun kaget, bagaimana bisa dia bisa mempercayakan anaknya pada pembantunya yang ternyata pendidikannya hanya menempuh sekolah menengah pertama saja. Apakah dia tidak khawatir pembantunya tersebut mengajarkan hal yang keliru kepada anaknya.

Pendidikan anak sangatlah penting, apalagi anak yang masih usia dini. Oleh karena itu kita tidak boleh mengambil resiko terhadap perkembangannya di masa depan dengan mempercayakan pembantu untuk mengajari anak kita. Kita harus mengambil lembaga profesional untuk membantu mereka belajar seperti bimbingan belajar maupun privat.

Lembaga memiliki pengajar profesional yang telah mengenyam pendidikan sesuai dengan materi yang diajarkannya. Pengalaman yang dimilikinya dalam mengajar pun tidak perlu dipertanyakan lagi. Ditambah lagi quality control yang biasanya ditetapkan suatu lembaga membuat hanya guru berkualitaslah yang mampu mengajar di sana.

 

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.